
Penajam Paser Utara (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara Drs. H Maslekhan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Samarinda, Dr. Muchammad Eka Mahmud, M.Ag, bertempat di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Penajam Paser Utara, Jum'at (16/10).
MoU yang telah ditandangani berisi kesepakatan untuk bekerjasama dan membangun sinergisitas antar lembaga khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan IAIN Samarinda.
Riswadi yang mewakili Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda mengatakan terkait perkembangan Prodi IAIN Samarinda bahwa dalam waktu dekat IAIN Samarinda akan alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris, karena menjadi UIN maka prodi-prodi yag dibuka prodi yang eksak kemudian juga untuk penguatan akreditasi dalam rangka pengembangan kampus, tentunya perjanjian kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan, ucapnya.
Adapun kesepakatan bersama meliputi upaya meningkatkan kualitas pendidikan, upaya pemberdayaan pendidikan melalui program praktek kerja lapangan, pertukaran informasi, publikasi, dan bahan untuk keperluan akademik, upaya meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat, serta upaya meningkatkan profesional manajerial. Kemudian salah satu sasarannya adalah penguatan jaringan antar lembaga pendidikan, jaringan antar profesi dengan masyarakat pengguna, dan penguatan jaringan profesi dengan pemerintah. Kerjasama ini berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dengan atau tanpa pembaharuan perjanjian kerjasama atau kontrak kerja.
Ia berharap sinergisitas antara IAIN dengan Kantor Kementerian Agama Penajam Paser Utara menjadi mitra dalam rangka untuk penempatan PKL, penempatan KKL, dan juga nantinya madrasah-madrasah Aliyah itu menjadi vider bagi UIN Sultan Aji Muhammad Idris kedepannya, ungkap Riswadi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara H Maslekhan pada kesempatan MoU mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda yang berencana menempatkan para mahasiswanya untuk bekerjasama dalam hal ini mengembangkan bakat dan minat terlebih dulu melalui PKL maupun KKL.
Kepala kantor berharap kerjasama ini akan bisa membantu apa yang diinginkan oleh mahasiswa nantinya khususnya pada kampus yang akan berubah dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) karena ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi Islam yang berada di Provinsi Kalimantan Timur. "Mudahan berjalan lancar dan berharap kerja sama ini dapat terlaksana dan terselenggara dengan baik nantinya." Tutupnya. (bud)

Orang biasa yang sedang belajar menulis dengan segala keterbatasan. Karena menulis adalah cara kita berbicara dengan zaman. Untuk bertukar pikiran, silahkan hubungi saya melalui halaman Kontak atau melalui Facebook, Twitter, Google+, Youtube, Flickr dan Instagram.
Oleh: Riswadi (Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19) Setiap insan pasti pernah merasakan yang namanya Jatuh Cinta, dan cara mengungkapkan perasaan cinta kepada yang dikasihi pun juga beragam cara. Sebelum adanya teknologi ... [Baca Selengkapnya]

Penajam Paser Utara (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara Drs. H Maslekhan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Samarinda, Dr. Muchammad Eka Mahmud, M.Ag, bertempat di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Penajam Paser Utara, Jum'at (16/10).
MoU yang telah ditandangani berisi kesepakatan untuk bekerjasama dan membangun sinergisitas antar lembaga khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan IAIN Samarinda.
Riswadi yang mewakili Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda mengatakan terkait perkembangan Prodi IAIN Samarinda bahwa dalam waktu dekat IAIN Samarinda akan alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris, karena menjadi UIN maka prodi-prodi yag dibuka prodi yang eksak kemudian juga untuk penguatan akreditasi dalam rangka pengembangan kampus, tentunya perjanjian kerja sama dengan berbagai pihak diperlukan, ucapnya.
Adapun kesepakatan bersama meliputi upaya meningkatkan kualitas pendidikan, upaya pemberdayaan pendidikan melalui program praktek kerja lapangan, pertukaran informasi, publikasi, dan bahan untuk keperluan akademik, upaya meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat, serta upaya meningkatkan profesional manajerial. Kemudian salah satu sasarannya adalah penguatan jaringan antar lembaga pendidikan, jaringan antar profesi dengan masyarakat pengguna, dan penguatan jaringan profesi dengan pemerintah. Kerjasama ini berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dengan atau tanpa pembaharuan perjanjian kerjasama atau kontrak kerja.
Ia berharap sinergisitas antara IAIN dengan Kantor Kementerian Agama Penajam Paser Utara menjadi mitra dalam rangka untuk penempatan PKL, penempatan KKL, dan juga nantinya madrasah-madrasah Aliyah itu menjadi vider bagi UIN Sultan Aji Muhammad Idris kedepannya, ungkap Riswadi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara H Maslekhan pada kesempatan MoU mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda yang berencana menempatkan para mahasiswanya untuk bekerjasama dalam hal ini mengembangkan bakat dan minat terlebih dulu melalui PKL maupun KKL.
Kepala kantor berharap kerjasama ini akan bisa membantu apa yang diinginkan oleh mahasiswa nantinya khususnya pada kampus yang akan berubah dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) karena ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi Islam yang berada di Provinsi Kalimantan Timur. "Mudahan berjalan lancar dan berharap kerja sama ini dapat terlaksana dan terselenggara dengan baik nantinya." Tutupnya. (bud)

Orang biasa yang sedang belajar menulis dengan segala keterbatasan. Karena menulis adalah cara kita berbicara dengan zaman. Untuk bertukar pikiran, silahkan hubungi saya melalui halaman Kontak atau melalui Facebook, Twitter, Google+, Youtube, Flickr dan Instagram.
Belum ada komentar.
Oleh: Riswadi (Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19) Setiap insan pasti pernah merasakan yang namanya Jatuh Cinta, dan cara mengungkapkan perasaan cinta kepada yang dikasihi pun juga beragam cara. Sebelum adanya teknologi ... [Baca Selengkapnya]
Comments
Belum ada komentar.