riswadi banner

Riswadi: Puasa Bernilai Kejujuran, Disiplin dan Etika


By Riswadi, M.Pd on 2025-07-21 03:59:15




Riswadi: Puasa Bernilai Kejujuran, Disiplin dan Etika

Kukar (Inmas)- Momen Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh Penyuluh Agama Loa Janan, Riswadi M.Pd mengisi Acara Pesantren Kilat (Peskil) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nahdatul Ulama Kaltim. Kegiatan ini mengangkat tema Menerapkan Nilai Ramadhan dalam Kehidupan, diikuti oleh 120 Mahasiswa dari seluruh jurusan di Kampus UNU Kaltim dari tanggal 7 hingga 9 Juni 2016.

Kepada Humas Riswadi menjelaskan, metode yang digunakan dalam mengisi Peskil ini dikemas dengan sajian khas Mahasiswa yang haus akan ilmu dan diskusi. “Selain metode ceramah, kami membuka seluas luasnya sesi tanya jawab dan diskusi ,”tuturnya.

Beberapa materi yang dijadwalkan adalah tentang Amaliah Ramadhan, Mempelajari Ciri Islam Nusantara dan Menerapkan nilai- nilai ramadhan dalam kehidupan.

Riswadi mengungkapkan, dalam berpuasa Ramadhan kita dididik dengan Nilai yang harusnya dapat diaplikasikan di 11 bulan diluar Ramadhan. Nilai pertama adalah nilai Kejujuran. “Puasa mendidik kita jujur pada diri sendiri dan sesama manusia termasuk dengan Allah SWT, karena ibadah puasa yang tahu hanya individu yg bersangkutan dengan Allah saja,”ujarnya.

Tanpa kejujuran maka ibadah puasa bisa saja dihadapan orang lain mengaku puasa tetapi dihadapan Alloh swt tdk bisa berbohong. Sebagaimana hadis nabi innassidqo yahdi ilalbirri innalbirro yahdi ilaljannah ‘sesungguhnya kejujuran akan menghantarkan pada kebaikan dan kebaikan akan menghantarkan kita kepada surganya Allah swt’, terangnya. Karenanya kalau puasa berdampak bahwa tingkah laku kita diawasi oleh allah swt maka akan tdk ada penyakit sosial yg namanya korupsi, menipu dsb.

Nilai kedua yakni nilai kedisiplinan, taat aturan dan tepat waktu. Nilai ini mengandung makna puasa walaupun buka puasa kurang 5 menit kalau kita langgar maka puasa kita akan sia sia dan batal. Oleh karena itu kalau ibadah puasa kita membekas pasca puasa nanti akan mengubah kebiasaan kita yang tidak disiplin, tidak tepat waktu maupun tidak taat aturan. “Al waqtu kassaif ( waktu ibarat pedang) kalau kita tidak kelola dengan baik maka kita akan celaka atau rugi,”pungkasnya.

Nilai Ketiga adalah nilai etika atau adab bertutur kata baik, dalam puasa kita dituntut untuk menjaga lisan kita sebagaimana hadis aljannatu mustaqotun illa arbaatinnafar taalil qur’an, wa hafizilisan, wamutimiljian, wasshoimi fi sahri romadhon. Dengan puasa kita dilatih untuk bertutur kata yang baik agar kita termasuk yg dirindukan surga, imbuhnya. (noey/ris)

Riswadi Puasa Bernilai Kejujuran, Disiplin dan Etika



130 Total Views



Filed Under: Puasa Bernilai Kejujuran








RISWADI

Orang biasa yang sedang belajar menulis dengan segala keterbatasan. Karena menulis adalah cara kita berbicara dengan zaman. Untuk bertukar pikiran, silahkan hubungi saya melalui halaman Kontak atau melalui Facebook, Twitter, Google+, Youtube, Flickr dan Instagram.




Comments


Belum ada komentar.






Leave a Reply


Your email address will not be published. Required fields are marked *


Rekomendasi Artikel

SURAT CINTA DARI TUHAN Antara Cinta, Takut dan Malu Kepada-Nya

Oleh: Riswadi (Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19) Setiap insan pasti pernah merasakan yang namanya Jatuh Cinta, dan cara mengungkapkan perasaan cinta kepada yang dikasihi pun juga beragam cara. Sebelum adanya teknologi ... [Baca Selengkapnya]

Silahkan daftarkan e-mail Anda untuk berlangganan artikel terbaru.

Riswadi: Puasa Bernilai Kejujuran, Disiplin dan Etika


By Riswadi, M.Pd on 2025-07-21 03:59:15




Riswadi: Puasa Bernilai Kejujuran, Disiplin dan Etika

Kukar (Inmas)- Momen Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh Penyuluh Agama Loa Janan, Riswadi M.Pd mengisi Acara Pesantren Kilat (Peskil) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nahdatul Ulama Kaltim. Kegiatan ini mengangkat tema Menerapkan Nilai Ramadhan dalam Kehidupan, diikuti oleh 120 Mahasiswa dari seluruh jurusan di Kampus UNU Kaltim dari tanggal 7 hingga 9 Juni 2016.

Kepada Humas Riswadi menjelaskan, metode yang digunakan dalam mengisi Peskil ini dikemas dengan sajian khas Mahasiswa yang haus akan ilmu dan diskusi. “Selain metode ceramah, kami membuka seluas luasnya sesi tanya jawab dan diskusi ,”tuturnya.

Beberapa materi yang dijadwalkan adalah tentang Amaliah Ramadhan, Mempelajari Ciri Islam Nusantara dan Menerapkan nilai- nilai ramadhan dalam kehidupan.

Riswadi mengungkapkan, dalam berpuasa Ramadhan kita dididik dengan Nilai yang harusnya dapat diaplikasikan di 11 bulan diluar Ramadhan. Nilai pertama adalah nilai Kejujuran. “Puasa mendidik kita jujur pada diri sendiri dan sesama manusia termasuk dengan Allah SWT, karena ibadah puasa yang tahu hanya individu yg bersangkutan dengan Allah saja,”ujarnya.

Tanpa kejujuran maka ibadah puasa bisa saja dihadapan orang lain mengaku puasa tetapi dihadapan Alloh swt tdk bisa berbohong. Sebagaimana hadis nabi innassidqo yahdi ilalbirri innalbirro yahdi ilaljannah ‘sesungguhnya kejujuran akan menghantarkan pada kebaikan dan kebaikan akan menghantarkan kita kepada surganya Allah swt’, terangnya. Karenanya kalau puasa berdampak bahwa tingkah laku kita diawasi oleh allah swt maka akan tdk ada penyakit sosial yg namanya korupsi, menipu dsb.

Nilai kedua yakni nilai kedisiplinan, taat aturan dan tepat waktu. Nilai ini mengandung makna puasa walaupun buka puasa kurang 5 menit kalau kita langgar maka puasa kita akan sia sia dan batal. Oleh karena itu kalau ibadah puasa kita membekas pasca puasa nanti akan mengubah kebiasaan kita yang tidak disiplin, tidak tepat waktu maupun tidak taat aturan. “Al waqtu kassaif ( waktu ibarat pedang) kalau kita tidak kelola dengan baik maka kita akan celaka atau rugi,”pungkasnya.

Nilai Ketiga adalah nilai etika atau adab bertutur kata baik, dalam puasa kita dituntut untuk menjaga lisan kita sebagaimana hadis aljannatu mustaqotun illa arbaatinnafar taalil qur’an, wa hafizilisan, wamutimiljian, wasshoimi fi sahri romadhon. Dengan puasa kita dilatih untuk bertutur kata yang baik agar kita termasuk yg dirindukan surga, imbuhnya. (noey/ris)

Riswadi Puasa Bernilai Kejujuran, Disiplin dan Etika



130 Total Views



Filed Under: Puasa Bernilai Kejujuran








RISWADI

Orang biasa yang sedang belajar menulis dengan segala keterbatasan. Karena menulis adalah cara kita berbicara dengan zaman. Untuk bertukar pikiran, silahkan hubungi saya melalui halaman Kontak atau melalui Facebook, Twitter, Google+, Youtube, Flickr dan Instagram.




Comments


Belum ada komentar.






Leave a Reply


Your email address will not be published. Required fields are marked *


Rekomendasi Artikel

SURAT CINTA DARI TUHAN Antara Cinta, Takut dan Malu Kepada-Nya

Oleh: Riswadi (Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19) Setiap insan pasti pernah merasakan yang namanya Jatuh Cinta, dan cara mengungkapkan perasaan cinta kepada yang dikasihi pun juga beragam cara. Sebelum adanya teknologi ... [Baca Selengkapnya]

Silahkan daftarkan e-mail Anda untuk berlangganan artikel terbaru.